BRUNEI (Camar.Web.Id) – Seorang gadis Iban masuk Islam kemarin dalam sebuah upacara yang dilakukan di rumah Jasni Ahmad Jailani di Kg Tanjung Nangka.
Setelah memeluk Islam, Noramalina Asniezan Rashidah Anak Achin (18) mengubah namanya menjadi Nuramalina Asniezan Rashidah Abdul Malik Achin.
Dalam sebuah wawancara dengan The Brunei Times, Nuramalina mengatakan keputusannya untuk pindah agama tak lepas dari pengaruh teman-teman Muslimnya.
"Sejak aku masih kecil, teman-temanku di sekolah selalu mempengaruhiku," ujar Nuramalina.
Dia juga mengatakan bahwa dirinya menempuh pendidikan selama enam tahun di sekolah agama Islam ketika masih kecil, di mana dia belajar tentang Islam dan hukum Islam.
"Aku selalu tertarik dengan Islam dan ingin pindah agama sejak tahun lalu. Aku baru memutuskan untuk pindah tahun ini untuk memastikan bahwa hatiku benar-benar terbuka terhadap perpindahan ini," ujarnya.
Terlepas dari pengaruh teman-temannya, Nuramalina mengatakan memiliki banyak keluarga dari pihak ayah yang masuk Islam bertahun-tahun lalu.
Dia mengungkapkan bahwa pemilik rumah di mana dia melakukan perpindahan agama adalah suami dari bibinya yang juga seorang mualaf.
Nuramalina mengatakan bahwa ketika dia memutuskan untuk pindah, banyak dari keluarganya, terutama mereka yang sudah masuk Islam terlebih dahulu, yang sangat mendukung keputusannya.
Upacara perpindahan agama dimulai pukul 2.45 siang dan dipandu oleh Syahidah Amirah Abdullah Sina, guru pendidikan agama dari Pusat Dakwah Islam. Dalam prosesnya, Nuramalina mengucapkan dua kalimat Syahadat.
Ritual itu disaksikan oleh anggota keluarganya dan tamu-tamu lain.
Acara dilanjutkan dengan membaca Dzikir Marhaban dan sang mualaf ditaburi bunga-bunga harum.
Di akhir dzikir, doa selamat dibacakan oleh Hj Isa Hj Othman, kepala guru agama di Departemen Penjara Jerudong.
Nuramalina, yang baru saja menerima hasil "O" GCE-nya, mengungkapkan harapan bahwa dia bisa melanjutkan studinya di salah satu dari enam pusat bentuk di negara itu. Sebelumnya dia menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Perempuan Raja Isteri (STPRI). (rin/bd) www.suaramedia.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar